Pertama kali jaringan komputer
lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer
MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University yang dipimpin
profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan
sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan
beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch
Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah
komputer dengan dengan kaidah antrian.
Ditahun 1950-an ketika jenis
komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer
mesti melayani beberapa terminal (lihat Gambar 1) Untuk itu ditemukan konsep
distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time
Sharing System), maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network)
komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri
ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi
komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang
sendiri-sendiri.
Gambar 1 Jaringan komputer model TSS
Memasuki tahun 1970-an, setelah
beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai
terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed
Processing). Seperti pada Gambar 2, dalam proses ini beberapa host komputer
mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa
terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dala proses
distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi
komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan,
semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah
dari komputer pusat.
Gambar 2 Jaringan komputer model distributed
processing
Selanjutnya ketika harga-harga
komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang,
maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai
menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer
System) saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu mulailah berkembang
teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN. Demikian pula ketika
Internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri
mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa WAN.
JENIS JARINGAN KOMPUTER
Secara umum jaringan komputer dibagi atas lima
jenis,yaitu;
1.Local Area Network (LAN)
Local Area Network (LAN), merupakan
jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai
beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan
komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan
atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (misalnya printer) dan
saling bertukar informasi.
2.Metropolitan Area Network (MAN)
2.Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network (MAN),
pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya
menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor
perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat
dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang
data dan suara,bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.
3.WideAreaNetwork(WAN)
Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi)pemakai.
4.Internet
Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.
5. Jaringan Tanpa Kabel
3.WideAreaNetwork(WAN)
Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi)pemakai.
4.Internet
Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.
5. Jaringan Tanpa Kabel
Jaringan tanpa kabel merupakan suatu
solusi terhadap komunikasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang
menggunakan kabel. Misalnya orang yang ingin mendapat informasi atau melakukan
komunikasi walaupun sedang berada diatas mobil atau pesawat terbang, maka
mutlak jaringan tanpa kabel diperlukan karena koneksi kabel tidaklah mungkin
dibuat di dalam mobil atau pesawat. Saat ini jaringan tanpa kabel sudah marak
digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu memberikan kecepatan akses
yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel.
Untuk menyelenggarakan komunikasi
berbagai macam vendor komputer diperlukan sebuah aturan baku yang standar dan
disetejui berbagai fihak. Seperti halnya dua orang yang berlainan bangsa, maka
untuk berkomunikasi memerlukan penerjemah/interpreter atau satu bahasa yang
dimengerti kedua belah fihak. Dalam dunia komputer dan telekomunikasi
interpreter identik dengan protokol. Untuk itu maka badan dunia yang menangani
masalah standarisasi ISO (International Standardization Organization)
membuat aturan baku yang dikenal dengan nama model referensi OSI (Open
System Interconnection). Dengan demikian diharapkan semua vendor perangkat
telekomunikasi haruslah berpedoman dengan model referensi ini dalam mengembangkan
protokolnya.
Model referensi OSI terdiri dari 7
lapisan, mulai dari lapisan fisik sampai dengan aplikasi. Model referensi ini
tidak hanya berguna untuk produk-produk LAN saja, tetapi dalam membangung
jaringan Internet sekalipun sangat diperlukan.
TOPOLOGI
JARINGAN KOMPUTER
Topologi adalah suatu cara
menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk
jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah bus, token-ring, star dan
peer-to-peer network. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan
kelebihan dan kekurangannya sendiri.
ü Local Area Network (LAN): suatu jaringan komputer yang
menghubungkan suatu komputer dengan komputer lain dengan jarak yang terbatas.
Metropolitant Area Network (MAN): prinsip sama dengan LAN, hanya saja jaraknya lebih luas, yaitu 10-50 km.
Metropolitant Area Network (MAN): prinsip sama dengan LAN, hanya saja jaraknya lebih luas, yaitu 10-50 km.
ü Wide Area Network (WAN): jaraknya antar kota, negara,
dan benua. ini sama dengan internet.
Berdasarkan fungsi : Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:
Berdasarkan fungsi : Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:
ü Client-server Yaitu jaringan komputer dengan komputer
yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan
oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti
www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga
banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah
server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu
mail server, web server, file server, database server dan lainnya.
ü Peer-to-peer Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi
server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing
antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita
beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya.
Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga
memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A
berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A
berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan
maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.
Berdasarkan topologi jaringan, jaringan komputer dapat dibedakan atas
* Topologi bus
* Topologi bintang
* Topologi cincin
* Topologi mesh
* Topologi pohon
* Topologi linier
Berdasarkan kriterianya, jaringan komputer dibedakan menjadi 4 yaitu:
1. Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
Berdasarkan topologi jaringan, jaringan komputer dapat dibedakan atas
* Topologi bus
* Topologi bintang
* Topologi cincin
* Topologi mesh
* Topologi pohon
* Topologi linier
Berdasarkan kriterianya, jaringan komputer dibedakan menjadi 4 yaitu:
1. Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
ü Jaringan terpusat
Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer server
Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer server
ü Jaringan terdistribusi
Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu.
Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu.
2.
Berdasarkan jangkauan geografis dibedakan menjadi:
Jaringan LAN
merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1 warnet.
Jaringan MAN
Merupakan jaringan yang mencakup satu kota besar beserta daerah setempat. Contohnya jaringan telepon lokal, sistem telepon seluler, serta jaringan relay beberapa ISP internet.
Jaringan WAN
Merupakan jaringan dengan cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan PT Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan masih banyak lagi.
3.Berdasarkan peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data.
Jaringan Client-Server
Pada jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi komputer client dan diubah-ubah melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer client sebagai perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan komputer server menyediakan informasi yang diperlukan oleh komputer client.
Jaringan Peer-to-peer
Pada jaringan ini tidak ada komputer client maupun komputer server karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server.
Jaringan LAN
merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1 warnet.
Jaringan MAN
Merupakan jaringan yang mencakup satu kota besar beserta daerah setempat. Contohnya jaringan telepon lokal, sistem telepon seluler, serta jaringan relay beberapa ISP internet.
Jaringan WAN
Merupakan jaringan dengan cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan PT Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan masih banyak lagi.
3.Berdasarkan peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data.
Jaringan Client-Server
Pada jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi komputer client dan diubah-ubah melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer client sebagai perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan komputer server menyediakan informasi yang diperlukan oleh komputer client.
Jaringan Peer-to-peer
Pada jaringan ini tidak ada komputer client maupun komputer server karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server.
4.Berdasarkan media transmisi data
Jaringan Berkabel (Wired Network)
Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
JaringanNirkabel(WI-FI)
Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.
ETHERNET
Ethernet adalah sistem jaringan
yang dibuat dan dipatenkan perusahaan Xerox. Ethernet adalah implementasi
metoda CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection)
yang dikembangkan tahun 1960 pada proyek wireless ALOHA di Hawaii University
diatas kabel coaxial. Standarisasi sistem ethernet dilakukan sejak tahun 1978
oleh IEEE. (lihat Tabel 2.) Kecepatan transmisi data di ethernet sampai saat
ini adalah 10 sampai 100 Mbps. Saat in yang umum ada dipasaran adalah ethernet
berkecepatan 10 Mbps yang biasa disebut seri 10Base. Ada bermacam-macam jenis 10Base
diantaranya adalah: 10Base5, 10Base2, 10BaseT, dan 10BaseF yang akan
diterangkan lebih lanjut kemudian.
Pada metoda CSMA/CD, sebuah
host komputer yang akan mengirim data ke jaringan pertama-tama memastikan bahwa
jaringan sedang tidak dipakai untuk transfer dari dan oleh host komputer
lainnya. Jika pada tahap pengecekan ditemukan transmisi data lain dan terjadi
tabrakan (collision), maka host komputer tersebut diharuskan mengulang
permohonan (request) pengiriman pada selang waktu berikutnya yang dilakukan
secara acak (random). Dengan demikian maka jaringan efektif bisa
digunakan secara bergantian.
Untuk menentukan pada posisi mana
sebuah host komputer berada, maka tiap-tiap perangkat ethernet diberikan alamat
(address) sepanjang 48 bit yang unik (hanya satu di dunia). Informasi
alamat disimpan dalam chip yang biasanya nampak pada saat komputer di start
dalam urutan angka berbasis 16, seperti pada Gambar 3.
Gambar 3. Contoh ethernet address.
48 bit angka
agar mudah dimengerti dikelompokkan masing-masing 8 bit untuk menyetakan
bilangan berbasis 16 seperti contoh di atas (00 40 05 61 20 e6), 3 angka
didepan adalah kode perusahaan pembuat chip tersebut. Chip diatas dibuat oleh
ANI Communications Inc. Contoh vendor terkenal bisa dilihat di Tabel 3, dan
informasi lebih lengkap lainnya dapat diperoleh di
Tabel 3.
Daftar vendor terkenal chip ethernet
|
NOMOR KODE
|
NAMA VENDOR
|
|
00:00:0C
|
Sisco System
|
|
00:00:1B
|
Novell
|
|
00:00:AA
|
Xerox
|
|
00:00:4C
|
NEC
|
|
00:00:74
|
Ricoh
|
|
08:08:08
|
3COM
|
|
08:00:07
|
Apple Computer
|
|
08:00:09
|
Hewlett Packard
|
|
08:00:20
|
Sun Microsystems
|
|
08:00:2B
|
DEC
|
|
08:00:5A
|
IBM
|
Dengan
berdasarkan address ehternet, maka setiap protokol komunikasi (TCP/IP, IPX,
AppleTalk, dll.) berusaha memanfaatkan untuk informasi masing-masing host
komputer dijaringan.
Perkembangan Jaringan Komputer
sekarang
Perkembangang Jaringan Masa Depan tidak akan terlepas
dengan Internet, Karen Internet merupan jaringan global yang luas. Dibawah ini
saya akan meresume teknologi apa saja yang akan berkembang dan akan popular
dimasa mendatang, ada di beberapa Negara besar yang sudah memanfaatkan
teknologi tersebut namun belum popular di Negara lain. Perkembangang Jaringan
Masa Depan tidak akan terlepas dengan Internet, Karen Internet merupan jaringan
global yang luas. Dibawah ini saya akan meresume teknologi apa saja yang akan
berkembang dan akan popular dimasa mendatang, ada di beberapa Negara besar yang
sudah memanfaatkan teknologi tersebut namun belum popular di Negara lain. Kemajuan teknologi computer sebagai pengolah data
berkembang semakin cepat. Sejak terjadi penggabungan teknologi computer dengan
teknologi komunikasi, maka pengolahan data yang semula saling terpisah antar
unit computer sekarang dapat saling dihubungkan melalui system jaringan
computer. Karena jaringan computer secara sederhana merupakan hubungan
antarkomputer yang berjumlah dua atau lebih. Dengan adanya jaringan computer
ini akan membuat computer dapat melakukan banyak hal dan dapat membantu
efisiensi dan efektivitas dalam dunia kerja. Misalnya, dengan adanya jaringan
computer, maka tidak perlu lagi satu computer memiliki satu printer, tetapi
dengan satu printer saja dapat digunakan oleh beberapa computer secara bersama
tanpa harus memindahkan printer tersebut setiap kali mencetak.
Selain itu manfaat lain dari adanya jaringan computer
adalah adanya pertukaran data, sehingga tidak perlu lagi menggunakan media
penyimpan seperti disket atau flash disk dalam
melakukan pemindahan data. Perkembangan lain dari jaringan computer dari sisi
bisnis adalah memanfaatkan pelaporan data dan monitoring perkembangan bisnis,
seperti kontroling peningkatan target penjualan barang.
Secara umum, jaringan computer mempunyai beberapa
manfaat yang lebih dibandingkan dengan computer yang berdiri sendiri, yaitu:
1. Jaringan komputer memungkinkan
manajemen sumber daya yang lebih efisien.
2. Jaringan computer membantu
pertahanan informasi agar tetap handal dan up to date. System
penyimpanan data terpusat yang dikelola dengan baik memungkinkan banyak
pengguna mengakses data dari berbagai lokasi yang berbeda.
3. Jaringan computer membantu
mempercepat proses berbagi data(data sharing). Transfer data pada sebuah
jaringan lebih cepat dibandingkan dengan berbagi data menggunakan yang bukan
jaringan.
4. Jaringan computer memungkinkan
kelompok kerja berkomunikasi dengan lebih efisien.
5. Jaringan computer membantu usaha
dalam melayani klien mereka secara lebih efektif.
Topologi
Teknik nirkabel internet berbasis
Wireless atau Wireless LAN (WLAN) bertumpu pada konsep yang ditentukan oleh
standart IEEE 802.11 (tepatnya IEEE 802.11b). terlepas dari jenis PHY (lapisan
fisik)yang dipilih, IEEE 802.11 mendukung 3 (tiga) topologi dasar untuk WLAN,
yaitu :
1. Independent Basic Service Set
(IBSS)
Konfigurasi IBSS dikenal sebagi
konfigurasi independen atau jaringan ad-hoc. Secara logika, konfigurasi
IBSS meirip dengan jaringan office peer-to-perr di mana tidak ada satu
titik (node) yang berfungsi sebagai server. Dalam WLAN jenis IBSS
sejumlah node nirkabel akan berkomunikasi secara langsung satu dangan lainnya
secara ad-hoc, peer-to-peer. Jenis IBSS ini dikenal juga dengan nama ad-hoc
network, biasanya diimplementasikan di perkantoran, ruang di dalam hotel,
lapangan terbang, dan lainnya. Biasanya IBSS menghubungkan jaringan dalam ruang
yang terbatas dan tidak disambungkan ke jaringan komputer atau jaringan
Internet yang lebih besar.
2. Basic Service Set (BSS)
BSS yang terdiri dari satu buah acces
point ke jaringan kabel atau internet. Jenis ini dikenal juga sebagai manage
network di jaringan WLAN, acces point (AP) bertindak sebagai server
logical disebuah sel atau kanal WLAN. Komunikasi antara dua node A dan B
dalam jaringan BSS biasanya dari A ke AP kemudian AP akan mengulang data yang
dikirim ke B.
3. Extended Service Set (ESS)
ESS terdiri
dari beberapa BSS yang saling overlap (masing-masing mempunyai access
point). AP dihubungkan satu sama lain menggunakan distribution system (DS),
biasanya berupa ethernet LAN atau teknik lainnya. Konfigurasi ini
merupakan konfigurasi standart yang biasa digunakan warnet dalam membangun
jaringan Internetnya. Biasanya pada AP dipasang perangkat lunak router atau
bridge yang akan menghubungkan jaringan nirkabel LAN dengan LAN berbasis
kabel.
Protokol
& Metode Akses
Protokol yang sering digunakan oleh
Jaringan Wireless yaitu teknik Multiple Akses (MA) terdiri dari FMDA dan CDMA.
Berdasarkan cara pengaksesannya protokol Multiple Akses (MA) terdiri atas :
1.Protokol Contentionless
Protokol ini menjadwakan waktu
transmisi setiap user untuk menghindari terjadinya tubrukan paket data
apabila beberapa user mengakses suatu kanal pada saat yang sama.
Penjadwalan dilakukan dengan cara :
1.) Fixed
Assignment Scheduling
Protokol ini memberikan keleluasaan
pada user untuk mengakses jaringan kapan saja dan mengalokasikan suatu
bagian yang fixed kepada setiap user. Bagian yang fixed tersebut
dapat berupa time slot (TDMA) atau frekuensi (FDMA). Kelemahan tipe ini
terletak pada in-efesiensi jaringan, karena time slot atau frekuensi yang telah
dialokasikan untuk useruser lain, walaupun time slot / frekuensi
tersebut tidak digunakan. tertentu, tidak dapat digunakan oleh
2.) Demand
Sheduling
Protokol ini menghindari terjadinya
in-efisien jarirangan dengan mengalokasikan jaringan kepada seyiap user yang
memiliki paket data yang hendak dikirimkan. Demand scheduling terbagi
atas token-passing yang menggunakan topologi ring atau bus dan roll-call
poling yang menggunakan topologi star.
2.
Protocol Contetion
Protokol ini tidak melakukan
penjadwalan pada transmisi peket, sehingga setiap user diberi kebebasan untuk
mengirim paket kapan saja. Untuk menghindari terjadinya tabrakan antar paket
data, dilakukan dengan cara :
1.)Repeated Random
Access Protocol
Keunikan protokol ini terletak pada
adanya paket acknowledgement dari penerima ke pengirim untuk
menginformasikan bahwa paket telah diterima. Jika pengirim ridak menerima paket
acknowledgement dari penerima, maka pengirim akan mengirim kembali paket
datanya
2.)Random
Access With Reservation
Pada protokol ini, setiap user dapat
melakukan transmisi data setiap saat. Untuk user yang berhasil mengirim paket
data ke penerima, akan memperoleh alokasi kanal yang disebut reservasi, untuk
pengirim paket data selanjutnya.
3.Protocol
CDMA
Protokol CDMA berada di antara
protokol contentionless dan contention. Protokol CDMA merupakan
salah satu teknik multiple akses yang tidak membedakan transmisi berdasarkan
frekuensi atau time slot, tetapi berdasarkan kode. Kode ini digunakan
untuk mentrasformasikan sinyal user ke dalam sinyal spread-spektrum.
Dengan cara ini, hanya sinyal yang diinginkan yang dapat di transformasikan
sedangkan yang lainnya di abaikan.
Media Transmisi
Media transmisi yang digunakan pada
jaringan wireless adalah :
1. Cahaya Inframerah (IR, Infrered)
Digunakan pada koneksi jarak dekat,
memiliki bandwidth yang kecil dan cakupan yang sempit
2. Frekuensi Radio (RF, Radio
Frequency)
Digunakan pada frekuensi jarak jauh,
memiliki bandwidth yang besar dan cakupan yang lebih luas. RF menggunakan pita
frekuensi 2,4 GHz
3. Antenna
Tipe-tipe antena terdiri dari :
1.) Antenna Omni Directional,
biasanya digunakan pada access point untuk memberikan akses internet pada
warnet dalam radius 360 derajat
2.) Antenna Sectoral, biasanya
digunakan pada aaccess point untuk memberikan akses internet pada warnet atau
pelanggan dalam radius tertentu, biasanya 90, 120 dan 180 derajat
3.) Antenna Directional, biasanya
diletakan di warnet untuk mengarahkan sambungan langsung ke access point.
4. Antenna Cable
Antenna kabel yang digunakan kabel coaxial
untuk menghubungkan antena dengan peralatan pemancar atau penerima (radio).
Kabel ini mempunyai impedansi atau tahanan yang spesifik, besarnya 50 ohm.
5. Konektor Antena
1.). Konektor Jenis N, konektor
Female untuk anti petir juga bisa
2.). Konektor Jenis SMA, yang
dihubungkan ke konektor pada card WLAN atau Radio
6. Grounding System
Grounding mempunyai 3 jenis, yaitu :
1.) Safety Ground, dipakai untuk
melindungi listrik bertegangan tinggi
2.) Lighting Ground, dipakai untuk
menyalurkan petir ke tanah
3.) RF Ground, dipakai untuk
grounding sinyal RF (radio)
Antenna Sectoral Coaxial Antena Omni 2.8 Panduan
Instalasi Wireless Internet di Lapangan
Peralatan yang harus disiapkan
antara lain adalah :
1. Spectrum analyzer, peralatan
ini menjadi sangat penting untuk melakukan evaluasi di lapangan, melihat kodisi
pita frekuensi, interfernsi, mengukur sinyal output pemancar, sinyal input penerima
dan lainya yang berhubungan dengan frekuensi yang tidak bisa dilihat telanjang
mata
2. Stobe Light, senter dan
kaca akan sangat berguna untuk mencek apakah kondisi line of sight telah
dipenuhi.
3. Digital Voltmeter
4. Ground Resistance Meter, untuk
mengukur konduktifitas grounding
5. Meter pengukur, jika bisa yang
penjangnya sekitar 10 meter
6. Peta topografi ukur 1:50.000 atau
yang lebih baik. Alternatif lain yang dapat digunakan adalah hasil perhitungan Path
analisys melalui komputer
7. Handheld GPS atau Kompas
8. Altimeter atau peralatan
untuk mengukur ketingian
9. RF Singnal levl meter (3
GHz)
10. Note Book atau PC jika
kita menggunakan perangkat Wireless in The Box atau WadeRider yang
butuh prose konfigurasi melalui serial Port.
11. Software utility untuk
konfigurassi radionya
12. Kabel coaxial LMR 400,
LMR 600 untuk percobaan
13. Konektor, tipe N dan pig tail
14. Barbagai material untuk
instalasi, seperti klem besi, kabel ground, selotip biasa,
selotip untuk Waterproofing yang biasanya disebut butyl, pemotong
kabel dan perangkat lainnya.
Perangkat WLAN
Secara umum ada beberapa tipe peralatan Wireless LAN,
yaitu :
1. Bertentuk card ethernet, biasanya
merupakan gabungan PCMCIA adapter dan card PCMCIA yang sudah
diintegrsikan menjadi satu kesatuan
2. Berbentuk card PCMCIA
seperti yang banyak digunakan di laptop atau notebook
3. Sudah
menjadi satu kesatuan (satu kotak, disebut Wireless in the box), kita
tinggal colok ke kabel UTP (LAN), kabel power dan kabel antena
DAFTAR PUSTAKA
http://rifqythesantribandelstapirajin.blogspot.com/
http://anggunkomp.blogspot.com/2010/12/jaringan-komputer-network.html



