Quality Of Service (QOS)

on Selasa, 10 Juni 2014


QoS adalah singkatan dari "Kualitas Layanan". Ini adalah cara untuk memprioritaskan lalu lintas jaringan, untuk membantu memastikan bahwa data penting yang paling mendapatkan melalui jaringan secepat mungkin. Menyediakan layanan yang baik dengan menyediakan bandwith, mengatasi jitter dan delay. Parameter QoS adalah latency, jitter, packet loss, throughput, MOS, echo cancellation dan PDD. QoS sangat ditentukan oleh kualitas jaringan yang digunakan. QoS didesain untuk membantu end user (client) menjadi lebih produktif  dengan memastikan bahwa user mendapatkan performansi yang handal dari aplikasi-aplikasi berbasis jaringan. QoS mengacu pada kemampuan jaringan untuk menyediakan layanan yang lebih baik pada trafik jaringan tertentu melalui teknologi yang berbeda-beda. QoS merupakan suatu tantangan yang besar dalam jaringan berbasis IP dan internet secara keseluruhan. Tujuan dari QoS adalah untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan layanan yang berbeda, yang menggunakan infrastruktur yang sama. QoS menawarkan kemampuan untuk mendefinisikan atribut-atribut layanan yang disediakan, baik secara kualitatif maupun kuantitatif.

Penjelasan QoS
Quality of Service (QoS) merupakan mekanisme jaringan yang memungkinkan aplikasi-aplikasi atau layanan dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapkan.
Kinerja jaringan komputer dapat bervariasi akibat beberapa masalah, seperti halnya masalah bandwidth, latency dan jitter, yang dapat membuat efek yang cukup besar bagi banyak aplikasi. Sebagai contoh, komunikasi suara (seperti VoIP atau IP Tlephony) serta video streaming dapat membuat pengguna frustrasi ketika paket data aplikasi tersebut dialirkan di atas jaringan dengan bandwidth yang tidak cukup, dengan latency yang tidak dapat diprediksi, atau jitter yang berlebih. Fitur Quality of Service (QoS) ini dapat menjadikan bandwidth, latency, dan jitter dapat diprediksi dan dicocokkan dengan kebutuhan aplikasi yang digunakan di dalam jaringan tersebut yang ada.
Dalam jaringan packet-switched, Qos dipengaruhi oleh beberapa factor yang dibagi menjadi factor manusia dan factor teknis. Faktor manusia terdiri dari : stabilitas service, ketersediaan service, waktu tenggang, dan informasi pengguna. Faktor teknis terdiri dari keandalan, skalabilitas, efektifitas, dan maintanabilitas. Banyak hal dapat terjadi pada paket saat paket – paket itu dikirimkan dari asal ke tujuannya.

Cara kerja QoS
QoS bekerja dengan memperlambat paket penting turun, atau dalam kasus-kasus ekstrim lalu lintas jaringan, dibuang seluruhnya. Hal ini menyisakan ruang untuk paket penting untuk mencapai tujuan mereka secepat mungkin. sekali router Anda mengetahui berapa banyak data yang dapat mengantrekan pada modem pada waktu tertentu, ia dapat "bentuk" lalu lintas dengan menunda paket penting dan "mengisi pipa" dengan paket penting PERTAMA, kemudian menggunakan ruang sisa untuk mengisi pipa di urutan penting. Karena QoS tidak mungkin mempercepat paket, pada dasarnya apa yang dilakukan adalah mengambil hulu total bandwidth yang tersedia, menghitung berapa banyak data prioritas tertinggi memiliki, menempatkan bahwa dalam buffer, kemudian turun baris dalam prioritas sampai kehabisan data untuk mengirim atau buffer terisi.Setiap data kelebihan menahan atau "requeued" di garis depan, di mana ia akan dievaluasi dalam lewat berikutnya.
QoS paket mungkin diprioritaskan oleh sejumlah kriteria, termasuk yang dihasilkan oleh aplikasi itu sendiri, namun teknik yang paling umum Anda akan berjalan ke Konsumen router dengan kelas MAC Address, Ethernet Port, dan TCP / IP Port.

MAC Address memprioritaskan perangkat jaringan dengan mereka Media mengakses alamat (MAC Address). Ini adalah string panjang terkait dengan kartu jaringan Anda atau perangkat jaringan lainnya masuk. Cukup alamat MAC dan prioritas dan router mengurus sisanya. . Biasanya, prioritas default untuk perangkat tampaknya tidak terdaftar (dalam pengalaman saya) harus ditetapkan ke "Low". Jadi jika Anda memiliki sebuah mesin yang membutuhkan akses prioritas lebih tinggi ke Internet, Anda akan set ke "Medium" atau "High". Mengambil satu perangkat dan setting ke "Low" tidak akan terlalu banyak berpengaruhJika Anda ingin menurunkan prioritas mesin tunggal, Anda harus bukan meningkatkan prioritas dari mesin lain di LAN.
Ethernet Port adalah yang paling sederhana untuk mengkonfigurasiEthernet Port prioritas memungkinkan Anda untuk mengatakan, misalnya, "dipasang sesuatu ke Port 1 mendapat prioritas rendah, sedangkan apa dipasang ke Port 2 mendapat prioritas tinggi". . Ini lebih mudah untuk mengkonfigurasi dari prioritas Alamat MAC, tentu saja, tapi Anda harus berhati-hati ketika Anda rewire sesuatu, dan tidak bekerja untuk perangkat nirkabel sama sekali.

TCP / IP Port memungkinkan Anda beberapa tingkat kontrol atas aplikasi, bukan perangkat. Sebagai contoh, Anda mungkin memutuskan bahwa browsing web (port 80) harus mendapatkan prioritas di atas FTP (port 20 dan 21). Tentu saja, banyak aplikasi seperti Vonage memilih acak TCP / IP untuk port sebagian besar komunikasi mereka, rendering ini berguna untuk tujuan itu. Menetapkan port 80 dan 443 untuk "Medium", bagaimanapun, dapat menyimpan web Anda surfing setidaknya agak tajam saat melakukan FTP upload besar.

Pentingnya QoS
Ada beberapa alasan mengapa kita memerlukan QoS, yaitu:
1.      Untuk memberikan prioritas untuk aplikasi-aplikasi yang kritis pada jaringan.
2.       Untuk memaksimalkan penggunaan investasi jaringan yang sudah
       ada.
3.       Untuk meningkatkan performansi untuk aplikasi-aplikasi yang
       sensitif terhadap delay, seperti Voice dan Video.
4.       Untuk merespon terhadap adanya perubahan-perubahan pada aliran
traffic di jaringan.

Tingkatan QoS
Terdapat 3 tingkat QoS yang umum dipakai, yaitu best-effort service, integrated service dan differentiated service. Ketiga level tersebut akan diuraikan lebih detail dibawah ini.

Best-Effort Service
Best-effort service digunakan untuk melakukan semua usaha agar dapat mengirimkan sebuah paket ke suatu tujuan. Penggunakan best-effort service tidak akan memberikan jaminan agar paket dapat sampai ke tujuan yang dikehendaki. Sebuah aplikasi dapat mengirimkan data dengan besar yang bebas kapan saja tanpa harus meminta ijin atau mengirimkan pemberitahuan ke jaringan. Beberapa aplikasi dapat menggunakan best-effort service, sebagai contohnya FTP dan HTTP yang dapat mendukung best-effort service tanpa mengalami permasalahan. Untuk aplikasi-aplikasi yang sensitif terhadap network delay, fluktuasi bandwidth, dan perubahan kondisi jaringan, penerapan best-effort service bukanlah suatu tindakan yang bijaksana. Sebagai contohnya aplikasi telephony pada jaringan yang membutuhkan besar bandwidth yang tetap, 0agar dapat berfungsi dengan baik; dalam hal ini penerapan best-effort akan mengakibatkan panggilan telephone gagal atau terputus.

Integrated Service
Model integrated service menyediakan aplikasi dengan tingkat jaminan layanan melalui negosiasi parameter-parameter jaringan secara end-to-end. Aplikasi-aplikasi akan meminta tingkat layanan yang dibutuhkan untuk dapat beroperasi dan bergantung pada mekanisme QoS untuk menyediakan sumber daya jaringan yang dimulai sejak permulaan transmisi dari aplikasi-aplikasi tersebut. Aplikasi tidak akan mengirimkan trafik, sebelum menerima tanda bahwa jaringan mampu menerima beban yang akan dikirimkan aplikasi dan juga mampu menyediakan QoS yang diminta secara end-to-end. Untuk itulah suatu jaringan akan melakukan suatu proses yang disebut admission control. Admission control adalah suatu mekanisme yang mencegah jaringan mengalami over-loaded. Jika QoS yang diminta tidak dapat disediakan, maka jaringan tidak akan mengirimkan tanda ke aplikasi agar dapat memulai untuk mengirimkan data. Jika aplikasi telah memulai pengiriman data, maka sumber daya pada jaringan yang sudah dipesan aplikasi tersebut akan terus dikelola secara end-to-end sampai aplikasi tersebut selesai.

Differentiated Service
Model terakhir dari QoS adalah model differentiated service. Differentiated service menyediakan suatu set perangkat klasifikasi dan mekanisme antrian terhadap protokol-protokol atau aplikasi-aplikasi dengan prioritas tertentu di atas jaringan yang berbeda. Differentiated service bergantung pada kemampuan edge router untuk memberikan klasifikasi dari paket-paket yang berbeda tipenya yang melewati jaringan. Trafik jaringan dapat diklasifikasikan berdasarkan alamat jaringan, protocol dan port, ingress interface, atau klasifikasi lainnya selama masih didukung oleh standard access list atau extended access list.

Parameter-Parameter Quality of Service (QoS)
Pada jaringan packet switched, kualitas layanan dipengaruhi oleh berbagai faktor,  yang dapat dibagi menjadi faktor "manusia" dan faktor "teknis". Faktor-faktor
manusia meliputi: stabilitas layanan, ketersediaan layanan, delay, dan informasi
pengguna. Faktor-faktor teknis meliputi: realibility, scalability, effectiveness, maintainability, Grade of Service (GOS), dll. Terdapat banyak hal bisa terjadi pada paket ketika mereka melakukan perjalanan dari asal ke tujuan, yang mengakibatkan masalah-masalah berikut dilihat dari sudut pandang pengirim dan penerima,atau yang sering disebut sebagai parameter-parameter QoS.

            Kualitas layanan atau yang disebut dengan Quality Of Service (QoS) pada komunikasi Audio dan Video merupakan bagian terpenting dari sistem multimedia terdistribusi, karena dengan adanya parameter kualitas layanan tersebut, kita dapat menentukan nilai yang pantas dari suatu kualitas layanan yang standar tapi hal tersebut tidaklah mutlak selama interpresitasi manusia yang melihatnya, terlihat baik. Parameter yang ditekankan pada kualitas layanan dari komunikasi audio dan video.


DAFTAR PUSTAKA






Perkembangan tentang jaringan komputer

on Rabu, 05 Maret 2014


 Pertama kali jaringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University yang dipimpin profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan dengan kaidah antrian.
Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal (lihat Gambar 1) Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.

Gambar 1 Jaringan komputer model TSS
Memasuki tahun 1970-an, setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). Seperti pada Gambar 2, dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dala proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.


Gambar 2 Jaringan komputer model distributed processing
Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer System) saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN. Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa WAN.

JENIS JARINGAN KOMPUTER

Secara umum jaringan komputer dibagi atas lima jenis,yaitu;

1.Local Area Network (LAN)
Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (misalnya printer) dan saling bertukar informasi.

2.Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara,bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.

3.WideAreaNetwork(WAN)
          Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi)pemakai.

4.Internet
          Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.

5. Jaringan Tanpa Kabel
Jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komunikasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang yang ingin mendapat informasi atau melakukan komunikasi walaupun sedang berada diatas mobil atau pesawat terbang, maka mutlak jaringan tanpa kabel diperlukan karena koneksi kabel tidaklah mungkin dibuat di dalam mobil atau pesawat. Saat ini jaringan tanpa kabel sudah marak digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu memberikan kecepatan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel.

MODEL REFERNSI OSI DAN STANDARISASI

Untuk menyelenggarakan komunikasi berbagai macam vendor komputer diperlukan sebuah aturan baku yang standar dan disetejui berbagai fihak. Seperti halnya dua orang yang berlainan bangsa, maka untuk berkomunikasi memerlukan penerjemah/interpreter atau satu bahasa yang dimengerti kedua belah fihak. Dalam dunia komputer dan telekomunikasi interpreter identik dengan protokol. Untuk itu maka badan dunia yang menangani masalah standarisasi ISO (International Standardization Organization) membuat aturan baku yang dikenal dengan nama model referensi OSI (Open System Interconnection). Dengan demikian diharapkan semua vendor perangkat telekomunikasi haruslah berpedoman dengan model referensi ini dalam mengembangkan protokolnya.
Model referensi OSI terdiri dari 7 lapisan, mulai dari lapisan fisik sampai dengan aplikasi. Model referensi ini tidak hanya berguna untuk produk-produk LAN saja, tetapi dalam membangung jaringan Internet sekalipun sangat diperlukan.




TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER
Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah bus, token-ring, star dan peer-to-peer network. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri.
ü Local Area Network (LAN): suatu jaringan komputer yang menghubungkan suatu komputer dengan komputer lain dengan jarak yang terbatas.
Metropolitant Area Network (MAN): prinsip sama dengan LAN, hanya saja jaraknya lebih luas, yaitu 10-50 km.
ü Wide Area Network (WAN): jaraknya antar kota, negara, dan benua. ini sama dengan internet.
Berdasarkan fungsi : Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:
ü Client-server Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya.
ü Peer-to-peer Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.
Berdasarkan topologi jaringan, jaringan komputer dapat dibedakan atas
* Topologi bus
* Topologi bintang
* Topologi cincin
* Topologi mesh
* Topologi pohon
* Topologi linier
Berdasarkan kriterianya, jaringan komputer dibedakan menjadi 4 yaitu:

1. Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
ü Jaringan terpusat
Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer server
ü Jaringan terdistribusi
Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu.
2. Berdasarkan jangkauan geografis dibedakan menjadi:
 Jaringan LAN
merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1 warnet.
Jaringan MAN
Merupakan jaringan yang mencakup satu kota besar beserta daerah setempat. Contohnya jaringan telepon lokal, sistem telepon seluler, serta jaringan relay beberapa ISP internet.
Jaringan WAN
Merupakan jaringan dengan cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan PT Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan masih banyak lagi.

3.Berdasarkan peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data.
Jaringan Client-Server
Pada jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi komputer client dan diubah-ubah melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer client sebagai perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan komputer server menyediakan informasi yang diperlukan oleh komputer client.
Jaringan Peer-to-peer
Pada jaringan ini tidak ada komputer client maupun komputer server karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server.

4.Berdasarkan media transmisi data
Jaringan Berkabel (Wired Network)
Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.

JaringanNirkabel(WI-FI)
Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.



ETHERNET
    Ethernet adalah sistem jaringan yang dibuat dan dipatenkan perusahaan Xerox. Ethernet adalah implementasi metoda CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection) yang dikembangkan tahun 1960 pada proyek wireless ALOHA di Hawaii University diatas kabel coaxial. Standarisasi sistem ethernet dilakukan sejak tahun 1978 oleh IEEE. (lihat Tabel 2.) Kecepatan transmisi data di ethernet sampai saat ini adalah 10 sampai 100 Mbps. Saat in yang umum ada dipasaran adalah ethernet berkecepatan 10 Mbps yang biasa disebut seri 10Base. Ada bermacam-macam jenis 10Base diantaranya adalah: 10Base5, 10Base2, 10BaseT, dan 10BaseF yang akan diterangkan lebih lanjut kemudian.
     Pada metoda CSMA/CD, sebuah host komputer yang akan mengirim data ke jaringan pertama-tama memastikan bahwa jaringan sedang tidak dipakai untuk transfer dari dan oleh host komputer lainnya. Jika pada tahap pengecekan ditemukan transmisi data lain dan terjadi tabrakan (collision), maka host komputer tersebut diharuskan mengulang permohonan (request) pengiriman pada selang waktu berikutnya yang dilakukan secara acak (random). Dengan demikian maka jaringan efektif bisa digunakan secara bergantian.
    Untuk menentukan pada posisi mana sebuah host komputer berada, maka tiap-tiap perangkat ethernet diberikan alamat (address) sepanjang 48 bit yang unik (hanya satu di dunia). Informasi alamat disimpan dalam chip yang biasanya nampak pada saat komputer di start dalam urutan angka berbasis 16, seperti pada Gambar 3.



Gambar 3. Contoh ethernet address.
48 bit angka agar mudah dimengerti dikelompokkan masing-masing 8 bit untuk menyetakan bilangan berbasis 16 seperti contoh di atas (00 40 05 61 20 e6), 3 angka didepan adalah kode perusahaan pembuat chip tersebut. Chip diatas dibuat oleh ANI Communications Inc. Contoh vendor terkenal bisa dilihat di Tabel 3, dan informasi lebih lengkap lainnya dapat diperoleh di
Tabel 3. Daftar vendor terkenal chip ethernet
NOMOR KODE
NAMA VENDOR
00:00:0C
 Sisco System
00:00:1B
 Novell
00:00:AA
 Xerox
00:00:4C
 NEC
00:00:74
 Ricoh
08:08:08
 3COM
08:00:07
 Apple Computer
08:00:09
 Hewlett Packard
08:00:20
 Sun Microsystems
08:00:2B
 DEC
08:00:5A
 IBM
Dengan berdasarkan address ehternet, maka setiap protokol komunikasi (TCP/IP, IPX, AppleTalk, dll.) berusaha memanfaatkan untuk informasi masing-masing host komputer dijaringan.

Perkembangan Jaringan Komputer sekarang
 


Perkembangang Jaringan Masa Depan tidak akan terlepas dengan Internet, Karen Internet merupan jaringan global yang luas. Dibawah ini saya akan meresume teknologi apa saja yang akan berkembang dan akan popular dimasa mendatang, ada di beberapa Negara besar yang sudah memanfaatkan teknologi tersebut namun belum popular di Negara lain. Perkembangang Jaringan Masa Depan tidak akan terlepas dengan Internet, Karen Internet merupan jaringan global yang luas. Dibawah ini saya akan meresume teknologi apa saja yang akan berkembang dan akan popular dimasa mendatang, ada di beberapa Negara besar yang sudah memanfaatkan teknologi tersebut namun belum popular di Negara lain. Kemajuan teknologi computer sebagai pengolah data berkembang semakin cepat. Sejak terjadi penggabungan teknologi computer dengan teknologi komunikasi, maka pengolahan data yang semula saling terpisah antar unit computer sekarang dapat saling dihubungkan melalui system jaringan computer. Karena jaringan computer secara sederhana merupakan hubungan antarkomputer yang berjumlah dua atau lebih. Dengan adanya jaringan computer ini akan membuat computer dapat melakukan banyak hal dan dapat membantu efisiensi dan efektivitas dalam dunia kerja. Misalnya, dengan adanya jaringan computer, maka tidak perlu lagi satu computer memiliki satu printer, tetapi dengan satu printer saja dapat digunakan oleh beberapa computer secara bersama tanpa harus memindahkan printer tersebut setiap kali mencetak.

Selain itu manfaat lain dari adanya jaringan computer adalah adanya pertukaran data, sehingga tidak perlu lagi menggunakan media penyimpan seperti disket atau flash disk dalam melakukan pemindahan data. Perkembangan lain dari jaringan computer dari sisi bisnis adalah memanfaatkan pelaporan data dan monitoring perkembangan bisnis, seperti kontroling peningkatan target penjualan barang.

Secara umum, jaringan computer mempunyai beberapa manfaat yang lebih dibandingkan dengan computer yang berdiri sendiri, yaitu:
1.     Jaringan komputer memungkinkan manajemen sumber daya yang lebih efisien.
2.     Jaringan computer membantu pertahanan informasi agar tetap handal dan up to date. System penyimpanan data terpusat yang dikelola dengan baik memungkinkan banyak pengguna mengakses data dari berbagai lokasi yang berbeda.
3.     Jaringan computer membantu mempercepat proses berbagi data(data sharing). Transfer data pada sebuah jaringan lebih cepat dibandingkan dengan berbagi data menggunakan yang bukan jaringan.
4.     Jaringan computer memungkinkan kelompok kerja berkomunikasi dengan lebih efisien.
5.     Jaringan computer membantu usaha dalam melayani klien mereka secara lebih efektif.

Topologi
Teknik nirkabel internet berbasis Wireless atau Wireless LAN (WLAN) bertumpu pada konsep yang ditentukan oleh standart IEEE 802.11 (tepatnya IEEE 802.11b). terlepas dari jenis PHY (lapisan fisik)yang dipilih, IEEE 802.11 mendukung 3 (tiga) topologi dasar untuk WLAN, yaitu :
1. Independent Basic Service Set (IBSS)
Konfigurasi IBSS dikenal sebagi konfigurasi independen atau jaringan ad-hoc. Secara logika, konfigurasi IBSS meirip dengan jaringan office peer-to-perr di mana tidak ada satu titik (node) yang berfungsi sebagai server. Dalam WLAN jenis IBSS sejumlah node nirkabel akan berkomunikasi secara langsung satu dangan lainnya secara ad-hoc, peer-to-peer. Jenis IBSS ini dikenal juga dengan nama ad-hoc network, biasanya diimplementasikan di perkantoran, ruang di dalam hotel, lapangan terbang, dan lainnya. Biasanya IBSS menghubungkan jaringan dalam ruang yang terbatas dan tidak disambungkan ke jaringan komputer atau jaringan Internet yang lebih besar.
2. Basic Service Set (BSS)
BSS yang terdiri dari satu buah acces point ke jaringan kabel atau internet. Jenis ini dikenal juga sebagai manage network di jaringan WLAN, acces point (AP) bertindak sebagai server logical disebuah sel atau kanal WLAN. Komunikasi antara dua node A dan B dalam jaringan BSS biasanya dari A ke AP kemudian AP akan mengulang data yang dikirim ke B.
3. Extended Service Set (ESS)
ESS terdiri dari beberapa BSS yang saling overlap (masing-masing mempunyai access point). AP dihubungkan satu sama lain menggunakan distribution system (DS), biasanya berupa ethernet LAN atau teknik lainnya. Konfigurasi ini merupakan konfigurasi standart yang biasa digunakan warnet dalam membangun jaringan Internetnya. Biasanya pada AP dipasang perangkat lunak router atau bridge yang akan menghubungkan jaringan nirkabel LAN dengan LAN berbasis kabel. 
Protokol & Metode Akses
Protokol yang sering digunakan oleh Jaringan Wireless yaitu teknik Multiple Akses (MA) terdiri dari FMDA dan CDMA. Berdasarkan cara pengaksesannya protokol Multiple Akses (MA) terdiri atas :
1.Protokol Contentionless
Protokol ini menjadwakan waktu transmisi setiap user untuk menghindari terjadinya tubrukan paket data apabila beberapa user mengakses suatu kanal pada saat yang sama. Penjadwalan dilakukan dengan cara :
1.) Fixed Assignment Scheduling
Protokol ini memberikan keleluasaan pada user untuk mengakses jaringan kapan saja dan mengalokasikan suatu bagian yang fixed kepada setiap user. Bagian yang fixed tersebut dapat berupa time slot (TDMA) atau frekuensi (FDMA). Kelemahan tipe ini terletak pada in-efesiensi jaringan, karena time slot atau frekuensi yang telah dialokasikan untuk useruser lain, walaupun time slot / frekuensi tersebut tidak digunakan. tertentu, tidak dapat digunakan oleh
2.) Demand Sheduling
Protokol ini menghindari terjadinya in-efisien jarirangan dengan mengalokasikan jaringan kepada seyiap user yang memiliki paket data yang hendak dikirimkan. Demand scheduling terbagi atas token-passing yang menggunakan topologi ring atau bus dan roll-call poling yang menggunakan topologi star.
2. Protocol Contetion
Protokol ini tidak melakukan penjadwalan pada transmisi peket, sehingga setiap user diberi kebebasan untuk mengirim paket kapan saja. Untuk menghindari terjadinya tabrakan antar paket data, dilakukan dengan cara :
1.)Repeated Random Access Protocol
Keunikan protokol ini terletak pada adanya paket acknowledgement dari penerima ke pengirim untuk menginformasikan bahwa paket telah diterima. Jika pengirim ridak menerima paket acknowledgement dari penerima, maka pengirim akan mengirim kembali paket datanya
2.)Random Access With Reservation
Pada protokol ini, setiap user dapat melakukan transmisi data setiap saat. Untuk user yang berhasil mengirim paket data ke penerima, akan memperoleh alokasi kanal yang disebut reservasi, untuk pengirim paket data selanjutnya.
3.Protocol CDMA
Protokol CDMA berada di antara protokol contentionless dan contention. Protokol CDMA merupakan salah satu teknik multiple akses yang tidak membedakan transmisi berdasarkan frekuensi atau time slot, tetapi berdasarkan kode. Kode ini digunakan untuk mentrasformasikan sinyal user ke dalam sinyal spread-spektrum. Dengan cara ini, hanya sinyal yang diinginkan yang dapat di transformasikan sedangkan yang lainnya di abaikan.
Media Transmisi
Media transmisi yang digunakan pada jaringan wireless adalah :
1. Cahaya Inframerah (IR, Infrered)
Digunakan pada koneksi jarak dekat, memiliki bandwidth yang kecil dan cakupan yang sempit
2. Frekuensi Radio (RF, Radio Frequency)
Digunakan pada frekuensi jarak jauh, memiliki bandwidth yang besar dan cakupan yang lebih luas. RF menggunakan pita frekuensi 2,4 GHz
3. Antenna
Tipe-tipe antena terdiri dari :
1.) Antenna Omni Directional, biasanya digunakan pada access point untuk memberikan akses internet pada warnet dalam radius 360 derajat
2.) Antenna Sectoral, biasanya digunakan pada aaccess point untuk memberikan akses internet pada warnet atau pelanggan dalam radius tertentu, biasanya 90, 120 dan 180 derajat
3.) Antenna Directional, biasanya diletakan di warnet untuk mengarahkan sambungan langsung ke access point.
4. Antenna Cable
Antenna kabel yang digunakan kabel coaxial untuk menghubungkan antena dengan peralatan pemancar atau penerima (radio). Kabel ini mempunyai impedansi atau tahanan yang spesifik, besarnya 50 ohm.
5. Konektor Antena
1.). Konektor Jenis N, konektor Female untuk anti petir juga bisa
2.). Konektor Jenis SMA, yang dihubungkan ke konektor pada card WLAN atau Radio
6. Grounding System
Grounding mempunyai 3 jenis, yaitu :
1.) Safety Ground, dipakai untuk melindungi listrik bertegangan tinggi
2.) Lighting Ground, dipakai untuk menyalurkan petir ke tanah
3.) RF Ground, dipakai untuk grounding sinyal RF (radio)

Antenna Sectoral Coaxial Antena Omni 2.8 Panduan
Instalasi Wireless Internet di Lapangan
Peralatan yang harus disiapkan antara lain adalah :
1. Spectrum analyzer, peralatan ini menjadi sangat penting untuk melakukan evaluasi di lapangan, melihat kodisi pita frekuensi, interfernsi, mengukur sinyal output pemancar, sinyal input penerima dan lainya yang berhubungan dengan frekuensi yang tidak bisa dilihat telanjang mata
2. Stobe Light, senter dan kaca akan sangat berguna untuk mencek apakah kondisi line of sight telah dipenuhi.
3. Digital Voltmeter
4. Ground Resistance Meter, untuk mengukur konduktifitas grounding
5. Meter pengukur, jika bisa yang penjangnya sekitar 10 meter
6. Peta topografi ukur 1:50.000 atau yang lebih baik. Alternatif lain yang dapat digunakan adalah hasil perhitungan Path analisys melalui komputer
7. Handheld GPS atau Kompas
8. Altimeter atau peralatan untuk mengukur ketingian
9. RF Singnal levl meter (3 GHz)
10. Note Book atau PC jika kita menggunakan perangkat Wireless in The Box atau WadeRider yang butuh prose konfigurasi melalui serial Port.
11. Software utility untuk konfigurassi radionya
12. Kabel coaxial LMR 400, LMR 600 untuk percobaan
13. Konektor, tipe N dan pig tail
14. Barbagai material untuk instalasi, seperti klem besi, kabel ground, selotip biasa, selotip untuk Waterproofing yang biasanya disebut butyl, pemotong kabel dan perangkat lainnya.
Perangkat WLAN
Secara umum ada beberapa tipe peralatan Wireless LAN, yaitu :
1. Bertentuk card ethernet, biasanya merupakan gabungan PCMCIA adapter dan card PCMCIA yang sudah diintegrsikan menjadi satu kesatuan
2. Berbentuk card PCMCIA seperti yang banyak digunakan di laptop atau notebook
3. Sudah menjadi satu kesatuan (satu kotak, disebut Wireless in the box), kita tinggal colok ke kabel UTP (LAN), kabel power dan kabel antena




DAFTAR PUSTAKA
http://rifqythesantribandelstapirajin.blogspot.com/
http://anggunkomp.blogspot.com/2010/12/jaringan-komputer-network.html